Kamis, 27 Juni 2013

Pilih UI-Sastra Jepang atau UNPAD-Ekonomi Pembangunan??



ALHAMDULILLAH Bayangkan, bisa Diterima di 2 PTN melalui jalur seleksi Undangan bukanlah hal yang biasa, bahkan orang saja banyak gagal diterima Di SNMPTN Undangan. Orang saja masih sangat bersyukur diterima di salah satu PTN. Sedangkan saya, mana waktu pendaftaranya bingung ingin daftar jurusan apa malah dibuat bingung lagi ketika pengumuman penerimaanya, saya sendiri bahakan sampai Sholat Istikharah (Meminta Pentunjuk) Berhari-hari agar mendapat pilihan yang tepat. Alhamdulillah saya keterima di UI-Satra Jepang lewat PPKB UI dan UNPAD-ESP lewat SNMPTN Undangan. Tapi justru ini yang membuat saya pusing tujuh keliling.. @!#%?
Ceritanya, diawali dengan akhir kehidupan SMA aku, yaitu di SMAN 5 Bekasi. waktu itu di sekolahku sedang mengadakan kegiatan daftar SNMPTN untuk kelas 12, alhamdulillah tahun ini (2013) semua siswa di semua sekolah jenjang SMA boleh mengikuti SNMPTN Undangan dimana tahun sebelumnya hanya diikuti oleh segelintir orang-orang yang terbaik di satu sekolah. pada SNMPTN tahun 2013 kita dibolehkan mendaftar 4 prodi/jurusan di 2 PTN, tapi satunya harus dengan satu provinsi tersebut. Nah saya tinggal di bekasi yang berarti ada salah satu PTN yang harus aku pilih di jawa barat, akhirnya aku pilih UNPAD yang ada jurusan Ekonomi Studi Pembangunan/ESP.
Jadi waktu itu saya milih UNPAD jurusan ESP dan Ilmu Administrasi Negara juga UI jurusan Ilmu Ekonomi dan Ilmu EKonomi Islam. Memang saya sebenarnya ingin bangat bercita-cita menjadi Rheza Rivana, S.E. Ceritanya waktu kelas 10 waktu itu ada seleksi OSN di sekolah saya untuk OSN di Kota Bekasi, waktu itu saya diajakin sama teman saya buat ikutan seleksi OSN Ekonomi, ya karena seleksinya juga gratis dan tidak dipungut biaya akhirnya saya ikutan deh. Dengan modal nekat tanpa persiapan bahkan alat tulis saja saya mesti pinjam, tapi ketika pengumuman OSN saya juga sama sekali tidak menyangka nama saya keterima, malah justru teman saya yang udah siapin segalanya malah keterima, FYI aku sendiri bahkan hampir tidak mengerti maksud dan jawaban semua soal, yah akhirnya aku banyak yang ngasal jawabanya, tapi malah justru  beruntung sekali saya waktu itu. Jadi sejak itulah aku mulai menyadari bahwa sebenarnya saya itu berbakat di bidang Ekonomi dan sejak itulah entah kenapa saya senang sekali belajar ekonomi, sampai akhirnya saya rela masuk jurusan IPS walau orangtua sebenarnya tidak merekomendasikan saya masuk IPS (Sebenarnya di tes minat bakat saya direkomendasikan masuk IPA), karena memang di mata masyarakat IPS itu Ikatan Pelajar Sisa-sisa atau Ikatan Pelajar Santai tapi saya mah tidak peduli kata orang, malah menurut saya IPS itu Ikatan Pelajar Sukses and (Now) I Believe It!!! Dan memang saya juga telah berhasil memegang prestasi di bidang pelajaran ekonomi baik itu tingkat sekolah maupun antar sekolah (Alhamdulillah!)
Selain pelajaran Ekonomi saya juga menyukai Pelajaran Bahasa Jepang, entah kenapa saya suka pelajaran satu ini, karena menurut saya bahasa jepang itu punya huruf yang unik buat saya tulis yaitu Hiragana dan Katakana, menurut saya huruf hiragana itu huruf terindah selain huruf hijaiyah (arab) dan huruf Katakana itu huruf terkeren selain coretan graffiti di tembok-tembok. Selain itu sebenarnya saya juga senang menggambar tokoh-tokoh Anime (Kartun Jepang) karena menurut saya mereka itu Cool and beauty untuk digambar dan sebetulnya saya juga menyukai Olahraga Karate yang berasal dari Jepang, aku juga menyukai Dorama Jepang yang bertema Yakuza (mafia Jepang) Alhamdulillah saya juga berprestasi di bidang bahasa jepang baik tingkat sekolah maupun tingkat antar sekolah. Nah kebetulan saya dapat kesempatan dari sekolah buat ngedaftar di PPKB UI.  Karena tidak semua sekolah dapat jjalur ini dan hanya 10 murid terbaik tiap jurusan di sekolah terpilih. Awalnya saya ingin mendaftar Akuntasi namum ketika saya chek harganya dan jumlah peminat akhirnya saya pindah ke sastra Jepang yang biayanya lebih murah dan jumlah sainganya lebih rendah. (FYI: Akuntasi PPKB UI harganya sekitar 30 jutaan dan sainganya banyak sedangkan Sastra Jepang hanya 17.5 Juta dan sainganya lebih sedikit. Bisa dibayangkan kenapa saya milih jurusan ini) nanti juga saya ingin bercita" menjadi Rheza Rivana, S.Hum
Tanggal 24 Mei 2013, Alhamdulillah saya Lulus Un dengan jumlah 51,40 dari 6 pelajaran dan rata” 86, dan saya paling tertinggi ke dua di jurusan IPS sekolah saya. Nah pada tanggal 28 Mei tibalah pengumuman SNMPTN Undangan dan PPKB UI, Alhamdulillah, di SNMPTN Undangan yang tadinya saya gg nyangka  saya bisa keterima di jurusan ini (karena semua orang boleh ikut SNMPTN makanya saya agak pesimis tentang masuk jurusan ini) dan Alhamdulillah juga saya ternyata keterima di UI-Sastra Jepang di PPKB UI, bukanya senang 2X lipat malah bingung 2X lipat. Akhirnya saya sholat isthikarah dan itupun juga masih belum yakin mana salah satu yang dipilih.
Akhirnya daripada saya bingung gg karuan mending saya minta pendapat dari orang lain, berikut dibawah ini tentang variasi pendapat orang lain:
Ibu               : “Mendingan pilih UI aja, soalnya belum pernah ada anak cucu Embah (nenek) Masuk UI, Lagipula UI kan dekat bisa pulang-pergi ke rumah”
Bapak          : “Lebih baik Pilih UNPAD-ESP aja kan bisa kerja di bank,Perusahaan, Dsb.  nanti kamu juga bisa jadi pejabat yang mendongkrak pembangunan di daerah terlantar di Indonesia”
Wali Kelas 12 IPS 1 : (Bu Ida, Guru Geografi) “Menurut Ibu sih mantapkan saja pilihan kamu, kalau kamu mau mantapin cari di Informasi di Internet tentang Lulusanya dan apa aja yang dipelajari di prodi itu, tapi disarankan masuk Ui-sastra jepang aja soalnya banyak yang dibutuhin lulusanya oleh Perusahaan Jepang. Selain itu orang juga biasanya tidak akan bekerja sesuai dengan jurusan  waktu kuliah, karena ketika awal kerja nanti diberikan Diklatnya”
Wali Kelas 11 IPS 1 : (Bu Cici, Guru Geografi) “Mendingan pilih aja Unpad-ESPnya soalnya lebih banyak lapangan kerjanya dibanding Sastra Jepang”
Guru Ekonomi:
Pak Gaphoni : “Kamu keterima di Unpad-ESP saja sudah kebanggan bapak, jadi lebih baik kamu pilih saja Unpad-ESP karena nati prospek kerjanya lebih luas dibanding yang lain”
Bu Sri Komala: “kalau ingin memilih jurusan Ekonomi sebaiknya yang lebih spesifik lagi semacam jurusan Manajemen atau Akuntansi karena lebih mudah diterimanya. Sebaiknya pilih saja Jurusan Sastra Jepang karena tenaga kerjanya masih diperlukan Perusahaan-Perusahaan Jepang. Dan juga banyak dibutuhkan tenaga pengajar bahasa jepang”
Guru Bahasa Jepang:
Sensei Euis: Sebaiknya sih kamu milih Unpad-ESP, sebab itu hanya memakai Uang Kuliah Tunggal dan harganya lebih murah dibanding PPKB UI yang mahal, selain itu lulusan sastra jepang juga banyak yang sedang menganggur.
Sensei Dian: (Alumni UI-Sastra Jepang)teman saya sekarang ada yang bekerja sebagai pengajar, ada yang bekerja di Deplu, Bekerja di Perusahaan Jepang, dan Penerjemah Komik Jepang. Apalagi UI, Pasti banyak cariin.
kakak alumni:
Kakak alumni pro Unpad-Ekonomi Pembangunan :
"menurut kakak, ambil aja ekonomi pembangunan, prospek kerjanya bagus dan lebih luas dibanding jurusan lainya. UNPAD juga gg kalah bagusnya dengan UI."
Kakak alumni pro UI - Sastra Jepang :
"saran kakak, mendingan ambil UI - masalah pekerjaan itu tergantung kamu nanti, kalau kamu punya kreatifitas bisa membuka kelas kursus bahasa jepang, bahkan sastra jepang UI juga berkerja sama dengan lembaga dari jepang untuk mengadakan pertukaran pelajar/beasiswa, nah itu tergantung prestasi kamu nanti disana.
Teman-Teman / Sahabat :
pro UI - Sastra Jepang :
semua orang tuh pengen bangat masuk UI, malah ada kakak alumni kita yang sampai nunggu setahun buat ikut SBMPTN ama SIMAK UI, lagipula sastra jepang UI bagus kok karena banyak program beasiswa pertukaran pelajar dari jepangnya.
UI itu pegasusnya perusahaan, maksudnya Perusahaan tuh lebih suka merekrut lulusan UI daripada lulusan lain, kan nanti juga ada diklat sebelum bekerja. jadi gg harus sesuai jurusan. lagipula udah banyak orang bergerlar S.E tapi pengangguran.
Pro UNPAD - Ekonomi Pembangunan :
diterima UNPAD-ekonomi pembangunan melalui SNMPTN Undangan itu juga luar biasa bangat hebatnya, lebih baik ambil aja jurusan ini soalnya kan lumayan buat memperbaiki negara kita yang lagi susah, lagipula kamu juga berprestasi kan dibidang ekonomi? siapa tahu aja kamu bisa jadi menteri perekonomian, dan prospek kerjanya juga lebih luas ko.

Jadi inti daripada pendapat orang tadi jelas bahwa yang Pro UNPAD-Ekonomi Pembangunan menganggap jurusan ini prospek kerjanya lebih gemilang, sedangkan yang Pro UI - Sastra Jepang menganggap UI itu universitas tergengsi dan lulusanya banyak dicari, jadi intinya keduanya sama" menjanjikan.

Terus Bagaimana nih kelanjutanya?

Jadi pada akhirnya saya memilih UI - Sastra Jepang [yah sayang bangat UNPADnya di buang :'(  ] yah dengan pertimbangan biaya, lokasi, dan tentunya prospek kerja juga, dan jawaban dari shalat istikharah juga condong ke UI daripada UNPAD, jadi, makasih buat semua yang udah ngasih pendapat, pendapat kalian semua disini saya terima walaupun untuk kaka alumni, dan teman-teman/sahabat yang udah ngasih pendapat tapi namanya gg ditulis soalnya kebanyakan dan saya jadi pegal ngetiknya, terima kasih juga yang udah nyempetin waktu buat ngajak curhat/sharing ama saya membahas tentang ini :)