Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Pilih UI-Sastra Jepang atau UNPAD-Ekonomi Pembangunan??



ALHAMDULILLAH Bayangkan, bisa Diterima di 2 PTN melalui jalur seleksi Undangan bukanlah hal yang biasa, bahkan orang saja banyak gagal diterima Di SNMPTN Undangan. Orang saja masih sangat bersyukur diterima di salah satu PTN. Sedangkan saya, mana waktu pendaftaranya bingung ingin daftar jurusan apa malah dibuat bingung lagi ketika pengumuman penerimaanya, saya sendiri bahakan sampai Sholat Istikharah (Meminta Pentunjuk) Berhari-hari agar mendapat pilihan yang tepat. Alhamdulillah saya keterima di UI-Satra Jepang lewat PPKB UI dan UNPAD-ESP lewat SNMPTN Undangan. Tapi justru ini yang membuat saya pusing tujuh keliling.. @!#%?
Ceritanya, diawali dengan akhir kehidupan SMA aku, yaitu di SMAN 5 Bekasi. waktu itu di sekolahku sedang mengadakan kegiatan daftar SNMPTN untuk kelas 12, alhamdulillah tahun ini (2013) semua siswa di semua sekolah jenjang SMA boleh mengikuti SNMPTN Undangan dimana tahun sebelumnya hanya diikuti oleh segelintir orang-orang yang terbaik di satu sekolah. pada SNMPTN tahun 2013 kita dibolehkan mendaftar 4 prodi/jurusan di 2 PTN, tapi satunya harus dengan satu provinsi tersebut. Nah saya tinggal di bekasi yang berarti ada salah satu PTN yang harus aku pilih di jawa barat, akhirnya aku pilih UNPAD yang ada jurusan Ekonomi Studi Pembangunan/ESP.
Jadi waktu itu saya milih UNPAD jurusan ESP dan Ilmu Administrasi Negara juga UI jurusan Ilmu Ekonomi dan Ilmu EKonomi Islam. Memang saya sebenarnya ingin bangat bercita-cita menjadi Rheza Rivana, S.E. Ceritanya waktu kelas 10 waktu itu ada seleksi OSN di sekolah saya untuk OSN di Kota Bekasi, waktu itu saya diajakin sama teman saya buat ikutan seleksi OSN Ekonomi, ya karena seleksinya juga gratis dan tidak dipungut biaya akhirnya saya ikutan deh. Dengan modal nekat tanpa persiapan bahkan alat tulis saja saya mesti pinjam, tapi ketika pengumuman OSN saya juga sama sekali tidak menyangka nama saya keterima, malah justru teman saya yang udah siapin segalanya malah keterima, FYI aku sendiri bahkan hampir tidak mengerti maksud dan jawaban semua soal, yah akhirnya aku banyak yang ngasal jawabanya, tapi malah justru  beruntung sekali saya waktu itu. Jadi sejak itulah aku mulai menyadari bahwa sebenarnya saya itu berbakat di bidang Ekonomi dan sejak itulah entah kenapa saya senang sekali belajar ekonomi, sampai akhirnya saya rela masuk jurusan IPS walau orangtua sebenarnya tidak merekomendasikan saya masuk IPS (Sebenarnya di tes minat bakat saya direkomendasikan masuk IPA), karena memang di mata masyarakat IPS itu Ikatan Pelajar Sisa-sisa atau Ikatan Pelajar Santai tapi saya mah tidak peduli kata orang, malah menurut saya IPS itu Ikatan Pelajar Sukses and (Now) I Believe It!!! Dan memang saya juga telah berhasil memegang prestasi di bidang pelajaran ekonomi baik itu tingkat sekolah maupun antar sekolah (Alhamdulillah!)
Selain pelajaran Ekonomi saya juga menyukai Pelajaran Bahasa Jepang, entah kenapa saya suka pelajaran satu ini, karena menurut saya bahasa jepang itu punya huruf yang unik buat saya tulis yaitu Hiragana dan Katakana, menurut saya huruf hiragana itu huruf terindah selain huruf hijaiyah (arab) dan huruf Katakana itu huruf terkeren selain coretan graffiti di tembok-tembok. Selain itu sebenarnya saya juga senang menggambar tokoh-tokoh Anime (Kartun Jepang) karena menurut saya mereka itu Cool and beauty untuk digambar dan sebetulnya saya juga menyukai Olahraga Karate yang berasal dari Jepang, aku juga menyukai Dorama Jepang yang bertema Yakuza (mafia Jepang) Alhamdulillah saya juga berprestasi di bidang bahasa jepang baik tingkat sekolah maupun tingkat antar sekolah. Nah kebetulan saya dapat kesempatan dari sekolah buat ngedaftar di PPKB UI.  Karena tidak semua sekolah dapat jjalur ini dan hanya 10 murid terbaik tiap jurusan di sekolah terpilih. Awalnya saya ingin mendaftar Akuntasi namum ketika saya chek harganya dan jumlah peminat akhirnya saya pindah ke sastra Jepang yang biayanya lebih murah dan jumlah sainganya lebih rendah. (FYI: Akuntasi PPKB UI harganya sekitar 30 jutaan dan sainganya banyak sedangkan Sastra Jepang hanya 17.5 Juta dan sainganya lebih sedikit. Bisa dibayangkan kenapa saya milih jurusan ini) nanti juga saya ingin bercita" menjadi Rheza Rivana, S.Hum
Tanggal 24 Mei 2013, Alhamdulillah saya Lulus Un dengan jumlah 51,40 dari 6 pelajaran dan rata” 86, dan saya paling tertinggi ke dua di jurusan IPS sekolah saya. Nah pada tanggal 28 Mei tibalah pengumuman SNMPTN Undangan dan PPKB UI, Alhamdulillah, di SNMPTN Undangan yang tadinya saya gg nyangka  saya bisa keterima di jurusan ini (karena semua orang boleh ikut SNMPTN makanya saya agak pesimis tentang masuk jurusan ini) dan Alhamdulillah juga saya ternyata keterima di UI-Sastra Jepang di PPKB UI, bukanya senang 2X lipat malah bingung 2X lipat. Akhirnya saya sholat isthikarah dan itupun juga masih belum yakin mana salah satu yang dipilih.
Akhirnya daripada saya bingung gg karuan mending saya minta pendapat dari orang lain, berikut dibawah ini tentang variasi pendapat orang lain:
Ibu               : “Mendingan pilih UI aja, soalnya belum pernah ada anak cucu Embah (nenek) Masuk UI, Lagipula UI kan dekat bisa pulang-pergi ke rumah”
Bapak          : “Lebih baik Pilih UNPAD-ESP aja kan bisa kerja di bank,Perusahaan, Dsb.  nanti kamu juga bisa jadi pejabat yang mendongkrak pembangunan di daerah terlantar di Indonesia”
Wali Kelas 12 IPS 1 : (Bu Ida, Guru Geografi) “Menurut Ibu sih mantapkan saja pilihan kamu, kalau kamu mau mantapin cari di Informasi di Internet tentang Lulusanya dan apa aja yang dipelajari di prodi itu, tapi disarankan masuk Ui-sastra jepang aja soalnya banyak yang dibutuhin lulusanya oleh Perusahaan Jepang. Selain itu orang juga biasanya tidak akan bekerja sesuai dengan jurusan  waktu kuliah, karena ketika awal kerja nanti diberikan Diklatnya”
Wali Kelas 11 IPS 1 : (Bu Cici, Guru Geografi) “Mendingan pilih aja Unpad-ESPnya soalnya lebih banyak lapangan kerjanya dibanding Sastra Jepang”
Guru Ekonomi:
Pak Gaphoni : “Kamu keterima di Unpad-ESP saja sudah kebanggan bapak, jadi lebih baik kamu pilih saja Unpad-ESP karena nati prospek kerjanya lebih luas dibanding yang lain”
Bu Sri Komala: “kalau ingin memilih jurusan Ekonomi sebaiknya yang lebih spesifik lagi semacam jurusan Manajemen atau Akuntansi karena lebih mudah diterimanya. Sebaiknya pilih saja Jurusan Sastra Jepang karena tenaga kerjanya masih diperlukan Perusahaan-Perusahaan Jepang. Dan juga banyak dibutuhkan tenaga pengajar bahasa jepang”
Guru Bahasa Jepang:
Sensei Euis: Sebaiknya sih kamu milih Unpad-ESP, sebab itu hanya memakai Uang Kuliah Tunggal dan harganya lebih murah dibanding PPKB UI yang mahal, selain itu lulusan sastra jepang juga banyak yang sedang menganggur.
Sensei Dian: (Alumni UI-Sastra Jepang)teman saya sekarang ada yang bekerja sebagai pengajar, ada yang bekerja di Deplu, Bekerja di Perusahaan Jepang, dan Penerjemah Komik Jepang. Apalagi UI, Pasti banyak cariin.
kakak alumni:
Kakak alumni pro Unpad-Ekonomi Pembangunan :
"menurut kakak, ambil aja ekonomi pembangunan, prospek kerjanya bagus dan lebih luas dibanding jurusan lainya. UNPAD juga gg kalah bagusnya dengan UI."
Kakak alumni pro UI - Sastra Jepang :
"saran kakak, mendingan ambil UI - masalah pekerjaan itu tergantung kamu nanti, kalau kamu punya kreatifitas bisa membuka kelas kursus bahasa jepang, bahkan sastra jepang UI juga berkerja sama dengan lembaga dari jepang untuk mengadakan pertukaran pelajar/beasiswa, nah itu tergantung prestasi kamu nanti disana.
Teman-Teman / Sahabat :
pro UI - Sastra Jepang :
semua orang tuh pengen bangat masuk UI, malah ada kakak alumni kita yang sampai nunggu setahun buat ikut SBMPTN ama SIMAK UI, lagipula sastra jepang UI bagus kok karena banyak program beasiswa pertukaran pelajar dari jepangnya.
UI itu pegasusnya perusahaan, maksudnya Perusahaan tuh lebih suka merekrut lulusan UI daripada lulusan lain, kan nanti juga ada diklat sebelum bekerja. jadi gg harus sesuai jurusan. lagipula udah banyak orang bergerlar S.E tapi pengangguran.
Pro UNPAD - Ekonomi Pembangunan :
diterima UNPAD-ekonomi pembangunan melalui SNMPTN Undangan itu juga luar biasa bangat hebatnya, lebih baik ambil aja jurusan ini soalnya kan lumayan buat memperbaiki negara kita yang lagi susah, lagipula kamu juga berprestasi kan dibidang ekonomi? siapa tahu aja kamu bisa jadi menteri perekonomian, dan prospek kerjanya juga lebih luas ko.

Jadi inti daripada pendapat orang tadi jelas bahwa yang Pro UNPAD-Ekonomi Pembangunan menganggap jurusan ini prospek kerjanya lebih gemilang, sedangkan yang Pro UI - Sastra Jepang menganggap UI itu universitas tergengsi dan lulusanya banyak dicari, jadi intinya keduanya sama" menjanjikan.

Terus Bagaimana nih kelanjutanya?

Jadi pada akhirnya saya memilih UI - Sastra Jepang [yah sayang bangat UNPADnya di buang :'(  ] yah dengan pertimbangan biaya, lokasi, dan tentunya prospek kerja juga, dan jawaban dari shalat istikharah juga condong ke UI daripada UNPAD, jadi, makasih buat semua yang udah ngasih pendapat, pendapat kalian semua disini saya terima walaupun untuk kaka alumni, dan teman-teman/sahabat yang udah ngasih pendapat tapi namanya gg ditulis soalnya kebanyakan dan saya jadi pegal ngetiknya, terima kasih juga yang udah nyempetin waktu buat ngajak curhat/sharing ama saya membahas tentang ini :)

Minggu, 09 Juni 2013

Rangkuman Materi Ekonomi SMA [Download] pptx

Apakah anda sedang mencari materi Ekonomi Untuk Tugas? Ulangan atau bahkan Ujian Nasional? Test Tertulis untuk Masuk Perguruan Tinggi Negeri? Seleksi OSN Ekonomi atau Lomba Cerdas Cermat Ekonomi? Solusi dari saya, silahkan klik link dibawah posting  ini dan download Materi Ekonomi SMA via 4shared dan Via Mediafire (format .pptx) bisa juga dilihat contoh tampilan slidenya

Materi yang ada dalam power point ini:
Konsep Dasar Ekonomi (Pengertian, Prinsip, Metode, Motif, Penyebab Masalah Ekonomi)
Permintaan dan Penawaran
Pasar Input dan Output
Konsumen dan Produsen
Biaya Produksi
Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
Pendapatan Nasional
Fungsi Konsumsi, dan Tabungan
Uang dan Bank
Inflasi dan Indeks
Kebijakan Ekonomi Fiskal dan Moneter
Ketenagakerjaan dan Pengangguran
Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi
APBN, APBD, Perhitungan Pajak
Pasar Modal
Perdagangan Internasional
Akuntansi Perusahaan Jasa
Akuntansi Perusahaan Dagang
Manajemen dan Badan Usaha
Koperasi dan Kewirausahaan

Selain itu slide ini menyediakan contoh soal dari UN, SNMPTN, Ujian Mandiri PTN, dan Soal Seleksi OSN Ekonomi.. Selamat Mencoba!!!
Kunci Jawaban Slide Contoh Soal ada di Bagian Notes (Microsoft Power Point)

Contoh Tampilan Slide:







Download Powerpointnya di bawah ini!!!
Download Rangkuman Materi Ekonomi SMA pptx via 4 shared
Download Rangkuman Materi Ekonomi SMA pptx via Media fire

Senin, 12 November 2012

Pidato Bahasa Indonesia



Nah kali ini saya ingin berbagi nih kepada kalian yang bingung buat cari tugas pidato bahasa indonesia. kebetulan ane mo sharing aja tugas pidato saya termasuk kerangka pidato dan naskahnya, bagi agan yang bingung juga saya sediain kerangka pidatonya, oke langsung saja, Cekidot!

Kerangka Pidato:
Tema              : Sumpah Pemuda
Tujuan           : Mempersuasif
Judul              : meningkatkan rasa kebersatuan dan kebangsaan Indonesia
A.Pembuka:            
Salam
Penghormatan kepada ibu guru dan teman-teman
Puji syukur ke hadirat tuhan
Menyampaikan topik pidato sesuai dengan tema dan judul pidato
Latar Belakang:        Sumpah pemuda sebagai penyatu pemuda Indonesia
Sumpah pemuda sebagai pernyataan berkebangsaan Indonesia
Mulai memudarnya rasa persatuan dan kebangsaan pada kalangan pemuda
B. Isi:
            Sebab-sebab memudarnya rasa persatuan dan kebangsaan di kalangan pemuda
            Akibat dari memudarnya rasa persatuan dan kebangsaan di kalangan pemuda
            Tindakan untuk mengurangi pemudaran tersebut
            Hasil-hasil yang akan diperoleh bila tindakan berhasil dilaksanakan
C. Penutup:
            Kesimpulan berupa sebab akibat dan solusi
            Penegasan ulang
            Harapan agar sadar tentang pentingnya sumpah pemuda
            Terima Kasih dan permohonan maaf bila ada salah kata
            Salam Penutup

Naskah Pidato
Assalamualaikum Wr. Wb.
  Kepada Ibu Guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi.
   Alhamdulillah, Mari kita panjatkan puji syukur kita ke hadirat Tuhan YME, atas segala berkat dan rahmatnya yang telah dilimpahkanya kepada kita. Kita dapat berkumpul disini pada hari ini dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Guru yang telah memberikan kesempatan saya untuk berpidato.
   Pada kesempatan kali ini saya akan membahas pidato saya yang berjudul Meningkatkan Rasa Kebersatuan dan Kebangsaan di kalangan pemuda. Ya pemuda itu tentulah kita pada generasi sekarang ini. Pada 84 tahun yang lalu para pemuda Bangsa Indonesia mengadakan Kongres Pemuda II yang tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 merumuskan 3 hal bagi pemuda yang dinamakan sumpah pemuda. Pada point yang kedua dikatakan bahwa “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia”. Pada point tersebut dapat diartikan bahwa para pemuda dan pemudi telah bersumpah untuk bersatu dan berbangsa Indonesia. Namun ironisnya, zaman sekarang kita bisa saksikan kawan-kawan kita yang melakukan tawuran pelajar yang tidak kenal rasa kebersatuan berbangsa Indonesia. Pertanyaanya, Dimanakah rasa kebersatuan berbangsa itu berada dalam diri kita?
   Disinilah dimulai kita bercermin kepada diri kita sendiri. Mengapa hal itu bisa terjadi. Kalau kita amati, hal ini bermula dari kondisi lingkungan masyarakat kita yang tidak mencerminkan lagi adanya rasa kebersatuan berbangsa. Dapat dibuktikan pada masa sekarang ini banyak masyarakat kita yang semangat bergotong-royongnya rendah, bahkan tidak ada sama sekali. Karena keadaan yang demikian, maka para pemudapun akhirnya meniru kebiasaan masyarakat tersebut. Dikarenakan para pemuda merupakan peniru yang baik dan umumnya tanpa proses pikir panjang yang matang. Lalu di masa Reformasi kini dimana Demokratisasi yang melewati batas dan sopan santun dan maraknya unjuk rasa yang akibatnya menimbulkan frustasi dan hilangnya optimisme di kalangan pemuda yang akhirnya memunculkan sifat malas, egois dan emosional. Timbulnya paham etnosentrisme yang menganggap sukunya lebih baik daripada suku lain dan juga timbulnya fanatisme yang menganggungkan kelompoknya sehingga para pemuda lebih membanggakan suku/kelompoknya dibanding persatuan bangsa. Tertinggalnya Indonesia dengan Negara-negara lain dalam segala aspek kehidupan, membuat para pemuda tidak bangga lagi menjadi bangsa Indonesia.
   Lalu langkah apakah yang harus ditempuh oleh kita? Jika masyarakat kita kegotong-royonganya kurang, kita bisa mengajak teman-teman kita untuk bergotong-royong membersihkan kelas kita sehingga teman-teman kita sadar tentang arti pentingnya gotong-royong. Jika banyaknya unjuk rasa yang membuat kita frustasi, pesimis, egois, malas dan emosional cobalah untuk berpikir terbuka seandainya kita hidup dimasa rezim orde lama dan orde baru dimana kebebasan berpolitik dibatasi oleh pemerintah sehingga banyak aspirasi dan keluhan yang tak sampai di benak pemikiran pemerintah pada saat itu. Jika anda yang merasa memiliki rasa etnosentrisme dan fanatisme yang tinggi biasakanlah anda untuk hidup bertoleransi dan menyadari pentingnya bersatu dengan sama lain dibanding bersatu dengan orang yang sama. Karena pada dasarnya manusia itu diciptakan dalam berbagai suku untuk saling mengenal masing-masing keunikan. Ingatlah motto Negara kita “Bhineka Tunggal Ika”. Jangan sampai tulisan itu hanya dijadikan prasasti di depan kelas kita. Jadikan ia prasasti di dalam hati kita. Jika anda merasa Indonesia tertinggal dibanding Negara lainya, cobalah mulai sekarang sadarlah bahwa kita adalah generasi yang akan meneruskan bangsa kita di masa yang akan datang dengan cara buatlah suatu rencana di masa depan yang kelak akan memajukan bangsa kita. Janganlah hanya mengejar cita-cita kita, kejarlah juga secara bersama kemajuan negara kita agar kita tidak malu tertinggal dengan negara lain           dan kita akan menjadi bangga menjadi Anak Bangsa Indonesia.
   Kesimpulanya mengingat faktor-faktor pada memudarnya rasa kebersatuan berbangsa yang akan mengakibatkan banyak dampak negatif, bahkan yang lebih berbahaya lagi ialah Disintegrasi Bangsa Indonesia. Untuk itulah perlunya usaha dari kita yang berupa toleransi, karena hanya ialah yang akan menyelamatkan bangsa kita dari Bahaya Disintegrasi Bangsa Indonesia.
   Saya berharap agar isi daripada Sumpah Pemuda tidak menjadi prasasti di sejarah kebangsaan Indonesia, melainkan menjadi prasasti di dalam hati kita, karena ada petuah “Hati merupakan kerajaan di dalam tubuh, jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh”. Kalau hati kita telah terukir Sumpah Pemuda, hati kita pun akan terpedoman sesuai isi dan kandungan Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
   Akhir kata, Tiada Gading yang tidak retak. Mohon maaf bila ada salah kata yang keluar dari mulut saya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Senin, 24 September 2012

Universitas di Indonesia yg ngetop buat kamu

Hi, semuanya, terutama yg kelas 3 sma atau sederajat, sebentar lagi kita akan lepas nih baju sma kita, nah udah pada tahu belum setelah lulus mau ngapain nih? apakah ada yg mo kuliah dulu, kerja ato langsung married? bagi kamu yg bingung nyari tempat kuliah, nih penulis mau nyeritain universitas yg gg kalah ngetopnya buat kamu yg ngegalalu bingung cari Perguruan Tinggi

1. Universitas Indonesia
Pastinya semua sudah kenal universitas satu ini, yap Universitas Indonesia yg terletak di daerah depok dan kampus lainya yang terletak di daerah Salemba, Jakarta. Sekarang ini menduduki universitas terbaik ke peringkat 37 di Asia, Peringkat ke 217 sedunia. beberapa jalur untuk masuk ke UI ialah jalur undangan (PMDK) jalur SNMPTN Tulis dan SIMAK UI daya tampung mahasiswa di sini sekitar 8000 orang di SIMAK UI


2. Institut Teknologi Bandung
Yah ITB merupakan PT yg paling ngetop untuk anda yg ingin lulus dengan predikat yang membanggakan. ITB merupakan salah satu PT yang paling bergengsi di nusantara, nomor 1 senusantara, bahkan Peringkat ke 13 se asia, peringkat ke 82 sedunia. ITB merupakan PT yang seleksinya dibilang sangat ketat. daya tampung untuk SNMPTN tertulis sekitar 1420 orang dengan nilai rata" ujian 808. kampus itb terletak di Kota Bandung, tepatnya daerah Cipaganti
  3. Universitas Gajah Mada
Atau lebih dikenal UGM yang terletak di Yogyakarta, merupakan Perguruan tertinggi tertua di Indonesia, Peringkat terbaik di indonesia (2007-2011) peringkat 69 se asia, peringkat ke 250 sedunia (2010). terdiri dari 18 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana, daya tampung di PT ini sekitar 3500 di SNMPTN tertulis.

4. Institut Teknologi Sepuluh November
lebih dikenal ITS. terletak di Surabaya. Perguruan Tinggi ini mendapat peringkat 4 di indonesia, jalur masuk terdiri dari 2 jalur yaitu: SNMPTN tertulis dan SMITS (Seleksi Masuk ITS)
daya tampung sekitar 2166 (2011)

5. Universitas Pendidikan Indonesia
lebih dikenal UPI, UPI memiliki 7 kampus yang terletak di berbagai daerah. kampus utama terletak di Jl Setiabudhi, Bandung, lalu di Jl Cibiru, Bandung, Serang, Purwakarta, Tasikmalaya, Sumedang, daya tampung mahasiswa 6238 (2011)
6. Institut Pertanian Bogor
lebih ngetrend dengan nama IPB, terletak di Bogor dan memiliki 3 kampus yaitu: Baranang Siang, Dramaga, Gunung Gede. total daya tampung sekitar 3847 terdiri 9 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana

Minggu, 29 April 2012

Dampak Penyelenggaraan RSBI


Pembentukan Sekolah RSBI
Dari tahun ke tahun, sudah banyak sekolah yang memiliki brand “RSBI” untuk nama baik sekolah mereka, entah itu dengan jalan yang baik maupun jalan yang buruk. Namun perlu diketahui apakah perlu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara menerapkan program RSBI?  Hal ini akan membuat para peserta pentyelenggara RSBI menjadi kebingungan. Termasuk siswa yang ditambah dengan pperubahan psikologisnya ketika sekolahnya menerapkan system Internasional
Apakah landasan pemerintah menjalankan dan mengadakan program RSBI? Berikut ini merupakan landasan pemebetukan Sekolah RSBI .
 Landasan Pembentukan RSBI
  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 ps 50
  • Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 : Pemerintahan Pusat dan Daerah
  • Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 : Kewenangan Pemerintah (Pusat) dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom
  • Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2000 : Program Pembangunan Nasional
  • Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 : Standar Nasional Pendidikan (SNP) ps 61
  • Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 :  Standar Isi
  • Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 :  Standar kompetensi Lulusan
  • Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 : Implementasi Kepmendiknas Nomor 22 dan 23 Tahun 2006
  • Renstras Depdiknas: th 2009/2010 tdp 450 rintisan SBI SMP
Dampak Psikologis Siswa Terhadap kebijakan RSBI
Kebijakan RSBI merupakan salah satu kebijakan sekolah RSMABI, namun dibalik itu semua dapat mengakibatkan perubahan terhadap psikologis sebagian siswa RSMABI. Berikut ini merupakan perubahan psikologis siswa terhadap berbagai bidang kebijakan RSBI
 Bidang Penggunaan Bahasa
            Menurut UUD 1945 pasal 36 menyatakan bahwa Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia artinya selama tempat itu masih berada did lam kedaulatan NKRI maka tentulah harusmenggunakan bahasa pengantar yang diresmikan  yaitu Bahasa Indonesia. Hal ini telah jelas melanggar konstitusi Negara. Selain itu hal ini membuat siswa yang telah terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia menjadi bingung ketika materi disampaikan. Sehingga timbulah rasa kecewa, frustasi, dan kurang percaya diri akibat ketika mereka mendapat ulangan dibawah KKM kemudian berlanjut karena seorang siswa telah biasa mendapat nilai jelek, maka ia pun tidak memiliki semangat belajar dan daya saing yang rendah. Selain itu tidak semua guru RSMABI mengerti tentang semua Bahasa Inggris, sehingga ketika mereka berbicara Bahasa Inggris, hal ini justru membuat para siswa bingung akibat daripada penggunaan Bahasa Inggris yang tidak tepat.
 Bidang Target Prestasi Siswa
            Salah satu syarat kelayakan RSMABI adalah prestasi siswa RSMABI  yang biasanya harus selalu meningkat bila ingin layak menjadi sebutan RSMABI, biasanya setiap sekolah RSMABI telah menetapkan tarfet prestasi yang harus dicapai, namun demikian bukankah hal ini merupakan suatu pemaksaan yang melanggar Hak Asasi Manusia? Ketika hal ini terjadi, seorang siswa akan berubah menjadi seorang yang egois karena ia tidak ingin prestasinya disaingi oleh orang lain, dan Ia pun akan berubah menjadi pemarah ketika dirinya tidak menerima prestasi yang diperoleh karena telah dianggap gagal. Mungkin hal ini memang bisa saja terjadi akibat paksaan, tuntutan seorang guru terhadap siswa untuk meraih target prestasi karena takut brand RSBInya dicabut.
 Bidang Materi Ajar
            Umumnya sekolah RSBI menerapkan kurikulum materi ajar dari luar negeri, namun pertanyaanya adalah apakah kurikulum materi ajar di negeri ini kurang bagus ketimbang dari luar negeri? Sebenarnya tiap Negara memiliki kharakteristik masing-masing agar dapat dipahami materi yang diajarkan selain itu materi yang diujikan di Ujian Nasional maupun Ujian SMPTN pun juga menggunakan kurikulum nasional. Pertanyaanya, perlukah menggunakan kurikulum luar negeri? Selain itu beberapa siswa akan dihadapi materi-materi yang tidak terbiasa olehnya untuk diserap karena merasa asing dengan materi ajar yang berasal dari luar negeri. Akibatnya siswa mengalami kesulitan saat belajar sehingga berdampak stress, depresi, dan emosional yang berlebih akibat ia tidak mampu meraih nilai ulangan yang baik.
Bidang Pemilihan jurusan
            Biasanya sekolah RSMABI memiliki target untuk memasuki siswanya ke jurusan tertentu, kebanyakan jurusan MIPA. Ketika seseorang yang memiliki cita-cita yang tidak ada hubunganya sama sekali dengan jurusan MIPA, apakah mungkin dia harus dipaksa masuk jurusan MIPA? Tentu saja tidak. Hal ini pun juga melanggar HAM. Hal ini membuat siswa yang berminat masuk jurusan selain MIPA menjadi pemalas dikarenakan ia sama sekali tidak berminat masuk jurusan MIPA.selain itu ia pun juga merasa stress akibat menerima materi yang tidak diinginkannya.
Obyek (Sasaran) Evaluasi Pendidikan
Dimaksud dengan obyek pendidikan atau sasaran evaluasi pendidikan ialah segala sesuatu yang bertalian dengan kegiatan atau proses pendidikan yang dijadikan titik pusat perhatian atau pengamatan,karena pihak penilai atau evaluator ingin memperoleh informasi tentang kegiatan atau proses pendidikan tersebut

            Salah satu cara untuk mengenal  atau mengetahui obyek dari evaluasi pendidikan dengan jalan menyorotinya dari 3 segi,yaitu dari segi input,tranformasi dan output,dimana input akan kita pakai sebagai pengumpulan bahan  dan output sebagai hasil pengelolaannya.
Ditilik dari segi input ini,maka obyek dari evaluasi pendidikan meliputi tiga aspek,yaitu:1.Aspek kemampuan ,2.Aspek kepribadian dan 3.Aspek sikap.

   Aspek Kemampuan
Jika diibaratkan bahwa seorang ibu rumah tangga ingin membuat rending daging sapi,sudah,sudah barang tentu ibu rumah tangga tersebut akan memilih dan membeli daging yang cocok dan sesuai untuk dimasak menjadi rending demikianlah dengan dunia pendidikan disekolah.Untuk dapat diterima dalam peserta didik,harus mempunyai kemampuan yang sesuai dan memadai sehingga dalam proses pembelajaran dalam program pendidikan tertentu itu nantinya peserta didik tidak akan mengalami banyak hambatan atau kesulitan.

Sehubungan dengan itu maka bekal kemampuan yang dimiliki oleh para peserta didik perlu dievaluasi terlebih dahulu,guna mengetahui sampai sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik dalam mengikuti program pendidikan



    Aspek Kepribadian
            Kepribadian adalah sesuatu yang terdapat pada diri seseorang, dan menampakkan bentuknya dalam tingkah laku. Sebelum mengikuti program pendidikan tertentu, para calon peserta didik perlu terlebih dahulu di evaluasi kepribadiannya masing-masing, sebab baik buruknya kepribadian mereka secara psikologis akan dapat mempengaruhi keberhasilan mereka dalam mengikuti program pendidikan tertentu.
Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui atau mengungkap kepribadian seseorang adalah dengan jalan menggunakan tes kepribadian (personality test).
    Aspek Sikap
            Sikap, pada dasarnya adalah merupakan bagian dari tingkah laku manusia, sebagai gejala atau gambaran kepribadian yang memancar keluar. Namun karena sikap ini merupakan sesuatu yang paling menonjol dan sangat dibutuhkan dalam pergaulan, maka diperolehnya informasi mengenai sikap seseorang adalah penting sekali. Karena itu, aspek sikap tersebut perlu dinilai atau di evaluasi terlebih dahulu bagi para calon peserta didik sebelum mengikuti program pendidikan tertentu. Untuk menilai sikap tersebut digunakan alat berupa tes sikap (attitude test) atau sering dikenal skala sikap (attitude scale) sebab tes tersebut berbentuk skala.
            Contoh mengenai tes sikap yang diungkapkan dengan menggunakan skala sikap adalah : tenggang rasa, sikap kebangsaan, sikap keagamaan, dan lain-lain.

            Selanjutnya apabila disoroti dari segi transformasi ,maka obyek dari evaluasi pendidikan itu meliputi kurikulum atau materi pelajaran,metode pengajaran dan teknik penilaian,sarana atau media pendidikan,system administrasi,guru dan unsure-unsur personal lainya yang terlibat dalam proses pendidikan.

            Transformasi yang dapat diibaratkan sebagai pengelola yang bertugas mengubah bahan mentah menjadi barang jadi,akan memegang peranan yang sangat penting.Ia dapat menjadi factor penentu yang dapat menyebabkan keberhasilan atau kegagalan dalam upaya pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Karena itu obyek-obyek yang termasuk dalam transformasi itu perlu dinilai. Atau di evaluasi secara berkesinambungan. Kurikulum yang tidak sejalan dengan tujuan pendidikan yang ingin dicapai, dapat menyebabkan terjadinya kegagalan dalam pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Penggunaan metode-metode pengajaran yang kurang tepat teknik penilaian hasil belajar yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip dasar evaluasi itu sendiri, sarana penndidikan yang tidak atau kurang memadai, sistem administrasi yang bersifat acak-acakan, pimpinan lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan karyawan yang tidak professional, kesemuanya itu akan mempengaruhi proses belajar mengajar. Untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pencapaian atau prestasi belajar yang diraih oleh para peserta didik itu dipergunakan alat berupa tes prestasi belajar atau tes hasil belajar yang biasa dikenal dengan istilah tes pencapaian (achievement test).


 Solusi
v  Belajar lebih focus sesuai dengan minat dan bakat siswa
v  Kurikulum pilihan sesuai dengan minat dan bakat siswa
v  Mengubah kebijakan sesuai dengan konstitusi
v  Membuat kebijakan perlu diperhatikan perkembangan siswa
v  Mengubah system pendidikan nasional yang lebih baik lagi